👩: Bagaimana cara 2 combatant saja , mampu merontokan spandexer moon angel?
Spandexer Moon Angel: Cahaya yang Padam dalam Bayangan
Malam menyelimuti kota dengan kegelapan yang mencekam, hanya cahaya bulan yang redup menerobos awan tebal. Di sebuah gedung kosong, seorang pria gemetar ketakutan, menempel di dinding saat monster mendekat. Tapi angin berdesir, dan Moon Angel muncul dari bayang-bayang, matanya penuh tekad – pahlawan wanita yang jadi harapan malam itu.
Tapi monster itu tak sendiri. Dua combatant melangkah keluar dari kegelapan, seragam lusuh mereka berderit. Mereka menyerang Moon Angel bersamaan, tapi dia terlalu cepat – tangannya bergerak lincah, pukulan keras menghantam dada combatant pertama, lalu tendangan melayang menghempaskan yang kedua ke tembok. Mereka ambruk, mengerang kesakitan, debu beterbangan di sekitar tubuh mereka yang tak berdaya.
Namun monster itu lebih cerdas dari dugaan. Tangannya merenggut pria itu, mengangkatnya sebagai sandera. Moon Angel berhenti, tangannya terhenti di udara, matanya melebar penuh dilema. Dia menurunkan tangan, pasrah, tubuhnya yang perkasa kini siap memjadi samsak. Monster menyeringai, memberikan isyarat pada dua combatant yang terkapar. Mereka bangkit, mata mereka kini penuh dendam, siap membalas kesakitan yang tadi mereka rasakan.
Wanita perkasa itu kini dalam bahaya. Combatant pertama mendekat, tinjunya menghantam perut Moon Angel tiga kali berturut-turut, setiap pukulan membuat kostumnya bergoyang, napasnya tersengal. Combatant kedua menyusul, tendangannya mendarat keras di pinggulnya, membuatnya terhuyung, paha seksi itu bergetar. Mereka tak berhenti – combatant kedua mengunci tangan Moon Angel , jari-jarinya mencengkeram erat hingga pundaknya gemetar, memberi ruang pada yang pertama untuk menghajar lebih leluasa. Tiga tendangan lagi mengenai perutnya yang terbuka, diakhiri dorongan yg sangat kasar.
Combatant yang menendang tadi, memeluknya dari depan, tubuhnya menekan dada Moon Angel. Yang satunya, dari belakang, memukuli punggung wanita itu tiga kali, setiap hentakan membuatnya menggeliat dalam pelukan itu. Lalu, dengkul combatant itu naik, menghantam perut seksi Moon Angel dengan brutal, membuatnya terbatuk, tubuhnya melengkung dalam rasa sakit. Wanita perkasa itu akhirnya jatuh tengkurap, wajahnya menyentuh lantai dingin, napasnya tersendat.
Punggungnya tak luput – combatant pertama menginjak-injaknya tanpa ampun, sepatu botnya meninggalkan bekas di kostum putih kuning yang kini kotor. Mereka membalik tubuhnya dengan kasar, memperlihatkan wajahnya yang memucat dan perutnya yang rentan untuk diserang. Kaki combatant kedua turun berulang kali, menginjak perutnya hingga wanita itu seperti tak sanggup lagi. setiap tekanan membuatnya menjerit pelan, suaranya parau penuh penderitaan. Tapi yang terburuk belum selesai – dengan sadis, mereka mengarahkan injakan ke area intimnya, bagian paling rentan yang nyaris tak terlindungi.
Moon Angel tersentak, rasa sakit bercampur malu membakar wajahnya, kehormatannya sebagai pahlawan diinjak-injak bersama tubuhnya.
Mereka memaksanya berdiri, tangan lemahnya tak bisa melawan. Perutnya kembali dihajar, tinju demi tinju mendarat tanpa belas kasih, hingga Moon Angel tak berkutik lagi, tubuhnya limbung seperti boneka rusak. Monster itu mendekat, tangan alat penghisap energi nya bergetar. Dia menusukkannya ke dada Moon Angel, tepat di tengah kostum putih kuningnya . cahaya di matanya memudar, tenaganya tersedot perlahan. Pahlawan wanita itu tak punya harapan lagi, terpojok dalam kekalahan total, kecuali ada keajaiban atau bantuan dari orang lain ....
Kode Nuklir : spsc 40
Dapat salam dari aktris nya , saeki sayuri 💛
Saeki sayuri
Spandexer Moon Angel X : https://x.com/_saeki_sayuri
Sampe ketemu di post berikutnyaaa 💚



0 Komentar